Perpustakaan Umum

Saya mengagumi perpustakaan. Tempat di mana buku dipajang berjejer-jejer menanti untuk dibaca. Bila tertarik, bisa dipinjam. Dibaca di rumah. Setelah selesai lalu dikembalikan.

Bahkan, dulu waktu duduk di bangku sekolah dan kuliah, saya betah berlama-lama di sana. Membaca relatif gratis dan banyak variasinya. Lagipula, tak ada cukup uang untuk membeli buku.

Berbeda dengan perpustakaan negeri yang tak teratur dan menurunkan minat baca. Malahan lebih enak menyerap rajutan kata yang tertulis di buku yang terpampang di rak-rak toko buku. Membaca di tempat dengan berdiri karena memang tak disediakan kursi.

Dan salah satu impian saya adalah menyediakan tempat baca untuk umum yang gratis. Untuk mereka yang tak memiliki akses ke perpustakaan yang bagus sekaligus tak cukup pundi-pundi untuk ditukar dengan buku.

Masih di awang-awang. Hanya saja, tak disengaja siang ini impian lama tersebut bangkit  kembali kala ada teman yang memiliki keinginan yang sama. Ada kata, ada rencana. Meski belum terwujud sama sekali, namun senang bertemu mereka yang memiliki impian yang sama. Semoga tak hanya menjadi mimpi siang bolong yang menguap bersama sepoi-sepoi angin dan ditelan sang kala.

Iklan